Kingdom (Season 1)
Review_Log
28 Apr 2026 WRITTEN BY Neo

Kingdom (Season 1)

Studio Studio Pierrot
Format 38 Eps
Year 2012
Status Completed
Genre
Action Drama Historical Military Seinen

_Synopsis_

Ketika dua bocah pelayan dari kalangan rendahan, Piao (Hyou) dan Xin (Shin), bertekad untuk menjadi jenderal perang terhebat di dunia, mereka dengan cepat terseret ke dalam konflik berdarah antara dua bangsawan yang bersekongkol untuk menggulingkan sang Raja. Setelah Piao tewas saat melindungi penguasa sah Kerajaan Qin, Xin memulai perjalanan balas dendam yang membawanya langsung ke tengah ganasnya api peperangan.

Kini, dengan nyawa yang terus diincar dan pasukan musuh yang menghadang langkahnya, nasib negara berada di tangan seorang bocah tanpa nama dan seorang raja muda tanpa takhta. Keduanya harus berjuang untuk mengembalikan tatanan di negara mereka yang hancur akibat perang, dalam sebuah drama aksi sejarah yang diadaptasi dari manga pemenang Penghargaan Tezuka, Kingdom.

_Video_Log

Bicara soal Kingdom Season 1, kita harus langsung membahas sesuatu yang sering kali bikin penonton stop nonton, yaitu visualnya. Studio Pierrot bereksperimen menggunakan animasi 3D CGI secara penuh untuk karakter dan pasukan di musim perdananya ini, dan hasilnya sangat berantakan. Pergerakannya kaku, ekspresi wajahnya aneh, dan visualnya sering kali terasa seperti sedang menonton cutscene game jadul.

 

Di sini kamu memang benar-benar dituntut untuk "tahan banting" menghadapi cobaan visual ini, yang mana sejujurnya tidak hanya terjadi di beberapa episode awal, tapi membentang di sepanjang musim pertama (bahkan berlanjut ke musim kedua). Namun, kenapa Kingdom tetap mendapat rating tinggi dan disanjung? Jawabannya ada pada Alur Cerita yang pantas mendapat skor sempurna.

 

Jika kamu bisa memaklumi grafisnya, kamu akan menemukan fiksi sejarah militer yang luar biasa bagus. Kemenangan di sini diraih lewat formasi pasukan, rute suplai logistik, dan adu kecerdasan antar jenderal di atas medan perang. Penceritaannya mengalir cepat, menyajikan transisi yang mulus antara pertumpahan darah di medan tempur Dataran Dakan dan pertarungan politik licik di dalam istana Qin.

 

Kedalaman cerita ini tentunya didorong oleh deretan karakter yang ditulis dengan sangat matang. Protagonis kita, Shin, memang awalnya terasa sangat berisik seperti karakter shonen pada umumnya. Tapi, seiring berjalannya waktu, mentalnya ditempa oleh darah dan kematian di garis depan membuatnya tumbuh menjadi komandan yang disegani. Di sisi lain, ada Raja Ei Sei yang dingin, rasional, dan visioner. Belum lagi kehadiran Jenderal Ouki, sosok eksentrik dengan bibir tebal dan tawa khas “Nfufu” yang sukses mencuri perhatian dan menjadi jantung emosional dari franchise ini.

 

Untuk mengiringi skala ceritanya yang megah, Kingdom disokong oleh kualitas musik yang luar biasa. Komposer Minako Seki berhasil meracik soundtrack orkestra epik yang dipadukan dengan instrumen tradisional Tiongkok. Musik latar ini selalu berhasil dieksekusi di momen yang tepat, membuat setiap adegan pidato jenderal atau pedang yang beradu di medan perang terasa epik.

 

Kesimpulannya, Kingdom Season 1 adalah ujian kesabaran visual yang akan membayar tuntas waktumu dengan kualitas cerita yang dalam. Bagi kamu yang menyukai anime taktis, perang kerajaan, dan selisih politik, ini adalah tontonan wajib yang akan membuatmu langsung ingin menekan tombol next episode!

_No_Data_Found

Belum ada user yang memberikan rating. Jadilah yang pertama!

Login_To_Rate

// Community_Comments Total: 0

Authentication Required to transmit logs.

Login_Now

No_Transmissions_Found. Be the first.

Score From TAP

7.3

Average_Output

Visuals 4.2/10
Story 9.0/10
Music 8.0/10
Characters 8.0/10

PROS AND CONS

[+] Pros
  • Eksekusi pertarungannya murni mengandalkan strategi militer, moral pasukan, dan formasi, bukan sekadar kekuatan gaib.","Pertarungan di meja dewan kerajaan sama menegangkannya dengan pertarungan di medan perang.","Shin tidak tiba-tiba menjadi kuat. Ia mulai dari prajurit infanteri paling bawah, dan setiap promosi yang ia dapatkan dibayar dengan darah dan kehilangan.
[-] Cons
  • Visual yang sangat buruk adalah rintangan terbesar. Animasi 3D di sepanjang musim pertama ini benar-benar kaku dan tidak bagus. Penonton dituntut untuk murni menikmati dari segi plot ceritanya saja.","Karena tayang di stasiun TV publik Jepang (NHK), adegan tebas-tebasan yang seharusnya brutal sering kali disensor secara berlebihan dengan bayangan hitam atau cahaya putih.