Kimetsu no Yaiba Season 1 ini menggunakan formula shounen yang tidak asing untuk penggemar anime, tetapi menurut saya ini juga menjadi poin plus untuk para penonton yang asing dengan anime dan ini menjadi salah satu anime yang sangat cocok untuk para pemula. Ceritanya berpusat pada seorang protagonis yang mengalami tragedi lalu dia menjalani latihan keras, mempelajari sistem pernapasan yang akhirnya membuat dia bergabung dengan sebuah organisasi untuk mencapai tujuannya.
Dari sisi cerita, alurnya berjalan cukup lurus dan tidak menawarkan banyak kejutan besar. Namun justru di situlah menariknya anime ini dan membuktikan bahwa sebuah cerita sederhana tetap bisa menjadi fenomena global jika dieksekusi dengan kualitas yang luar biasa.
Ufotable benar-benar menonjolkan visual di Kimetsu no Yaiba. Anime ini menghadirkan kualitas animasi yang benar-benar memanjakan mata. Perpaduan animasi 2D dan CGI terasa sangat halus sehingga hampir tidak mengganggu pengalaman menonton. Yang paling mencuri perhatian adalah visualisasi berbagai Breathing Style. Setiap ayunan pedang dan gerakannya sangat satisfying dan memukau, puncaknya tentu ada di Episode 19 yang hingga kini masih sering disebut sebagai salah satu episode terbaik dalam anime modern.
Dari sisi karakter, Tanjiro merupakan protagonis yang mudah disukai. Ia bukan tipe karakter yang terlalu keras kepala atau selalu ingin terlihat keren. Sebaliknya, ia digambarkan sebagai sosok yang baik hati dan penuh empati. Bahkan ketika harus mengalahkan iblis, ia tetap mampu memahami penderitaan yang mereka alami. Hubungannya dengan Nezuko juga menjadi fondasi emosional yang membuat cerita terasa lebih hangat dan menyentuh. Sementara itu, kehadiran Zenitsu dan Inosuke memang membawa nuansa komedi yang cukup kontras dengan suasana gelap di awal cerita, tetapi seiring berjalannya waktu keduanya berhasil memberikan warna dan dinamika yang membuat kelompok utama terasa lebih hidup.
Aspek musik juga menjadi salah satu nilai jual terbesar anime ini (just wait for episode 19 bro). Komposisi dari Yuki Kajiura dan Go Shiina berhasil memperkuat setiap momen penting, baik saat adegan emosional maupun pertarungan besar. Musik orkestra yang dipadukan dengan sentuhan instrumen tradisional Jepang menciptakan suasana yang epik dan berkesan. Ditambah lagi, lagu pembuka Gurenge yang dibawakan oleh LiSA menjadi salah satu opening anime paling ikonik.
Secara keseluruhan, Kimetsu no Yaiba Season 1 mungkin bukan anime dengan cerita paling kompleks atau penuh plot twist. Namun, berkat kombinasi visual yang luar biasa, karakter yang mudah disukai, musik yang kuat, dan eksekusi yang sangat rapi, anime ini mampu memberikan pengalaman menonton yang sangat memuaskan. Bagi penggemar anime aksi fantasi, Season 1 berhasil menjadi fondasi yang kuat sekaligus alasan mengapa Kimetsu no Yaiba berkembang menjadi salah satu franchise anime terbesar di dunia.