86 (Eighty-Six)
Must_Watch
02 Apr 2026 WRITTEN BY Neo

86 (Eighty-Six)

Studio A-1 Pictures
Format 11 Eps
Year 2021
Status Completed
Genre
Action Drama Sci-Fi Mecha Military Seinen Psychological Drama

_Synopsis_

Republik San Magnolia mengklaim sedang memenangkan perang melawan Kekaisaran Giadian tanpa ada satu pun korban jiwa manusia, berkat penggunaan drone tempur otonom bernama "Juggernaut". Namun, itu semua hanyalah propaganda kotor. Faktanya, drone rongsokan tersebut dikemudikan oleh kelompok minoritas "Colorata" yang dilucuti hak asasinya, tidak diakui sebagai manusia, dan dibuang ke medan tempur mematikan di distrik ke-86.

Cerita berpusat pada Shinei Nouzen (Undertaker), kapten dari Skuadron Spearhead yang berjuang bertahan hidup di garis depan yang putus asa, dan Vladilena Milizé (Lena), seorang komandan idealis dari ras mayoritas Alba yang memimpin mereka dari kejauhan. Lena perlahan menyadari kebusukan negaranya dan berusaha menjalin ikatan kemanusiaan dengan pasukan 86 yang sedang menunggu ajal.

_Video_Log

86 (Eighty-Six) bukanlah sekadar anime mecha yang berisik dengan ledakan robot. Ini adalah sebuah studi karakter dan kritik sosial yang dibungkus dalam tragedi perang paling menyayat hati di era anime modern. Sutradara Toshimasa Ishii menunjukkan kelasnya lewat storyboarding jenius. Ia sering menggunakan teknik match cut dan transisi visual paralel untuk memperlihatkan kontras yang menjijikkan antara kehidupan mewah Lena di dalam tembok Republik dan realita berdarah Shin di medan tempur Distrik 86.

 

Bagi penikmat setia di Anime Reviews TAP, kalian mungkin akan langsung teringat dengan Aldnoah.Zero. Kedua anime ini sama-sama digarap oleh A-1 Pictures, mengusung tema perang politik antar faksi dengan elemen mecha, dan sama-sama disuntikkan nyawa oleh komposer musik legendaris Hiroyuki Sawano. Namun, jika Aldnoah.Zero terkadang tersandung pada pacing dan resolusi karakter, 86 justru mengeksekusi bobot emosional dan intrik politiknya dengan nyaris sempurna. A-1 Pictures membuktikan evolusi kualitas animasi dan penceritaan mereka yang melompat sangat jauh jika dibandingkan dengan era awal Sword Art Online.

 

Tingkat keputusasaan dan kekejaman dunia dalam 86 bisa disandingkan dengan kengerian di Made in Abyss. Kematian karakter dalam anime ini bukanlah sekadar shock value murah untuk memancing air mata, melainkan konsekuensi logis dari sebuah sistem fasis yang menganggap nyawa manusia sebagai suku cadang mesin.

 

Secara audio, kolaborasi Hiroyuki Sawano dan Kohta Yamamoto menghasilkan soundtrack yang tidak hanya epik saat adegan bertarung, tetapi juga sangat emosional saat menyisipkan elemen vokal (seperti lagu Avid dan Voices of the Chord) di momen-momen paling krusial. 86 berhasil menceritakan narasi kelam tentang diskriminasi, survivor's guilt, dan pencarian makna hidup di ambang kematian dengan sangat brilian.

User_Score 9.6
Visual 10.0/10
Story 9.5/10
Music 10.0/10
Character 8.8/10

TAP_User_Review

Punya opini berbeda? Silahkan rating sekarang!

Login_To_Rate

User_Rates

1 Rates
Z
Zanmu_Musy
08 Sep 2026
9.6
VIS: 10.0 STR: 9.5 MUS: 10.0 CHR: 8.8

"Emotional Damage,beautiful Scene/view/landscape"

// Community_Comments Total: 0

Authentication Required to transmit logs.

Login_Now

No_Transmissions_Found. Be the first.

Score From TAP

9.0

Highly_Recommended

Visuals 9.3/10
Story 9.3/10
Music 8.5/10
Characters 8.7/10

PROS AND CONS

[+] Pros
  • Transisi adegan dan sinematografi (terutama visual storytelling tanpa dialog) dieksekusi dengan baik.
  • Dinamika hubungan jarak jauh antara Lena dan Shin terasa sangat natural, dipenuhi dengan konflik moral dan character development yang solid.
[-] Cons
  • Pacing di paruh awal terasa cukup lambat karena sarat dengan eksposisi politik dan world-building.
  • Banyaknya istilah militer dan faksi yang mungkin membingungkan penonton biasa di beberapa episode pertama.